Minggu, 21 Juni 2015

CARA INSTALL BLUESTACKS

Langkah Cara Install Bluestacks di Laptop dan Komputer PC

Perhatkan beberapa tahap yang dijelaskan di bawah, dalam beberapa kasus mungkin akan sedikit berbeda karena terkadang tergantung pada file apa yang anda gunakan, kebetulan tautannnya mengambil dari Jalantikus jadi caranya juga kurang lebih sama untuk menjalankan bluestacks berdasarkan sumber tersebut.
1.  Yang paling awal kamu harus lakukan adalah dengan menyalakan komputer-mu, tentunya juga sudah harus tersambung dengan Internet agar dapat melakukan download. Selanjutnya tinggal kunjungi dan download lewat link ini : https://jalantikus.com/apps/bluestacks-app-player/ (klik yang tombol biru yang ada tulisan 13 MB nya), lalu tinggal ‘Save’ di komputermu untuk selanjutnya di install.
2.  Berikutnya lakukan penginstalan Bluestacks dengan mengklik 2 kali file-nya. Lalu, klik tulisan “Continue” untuk masuk ke tahap berikutnya.
3.  Untuk mendapatkan performa Bluestacks yang bagus dan optimal maka disarankan centang tulisan App Store Access dan juga App Notification dan barulah klik tombol bertulisakan “Install”
4.  Secara otomatis komputer akan melakukan penginstalan dan waktunya akan berbeda-beda tergantung kondisi PC masing-masing, bisa cepat bisa juga lambat. Dan jika sudah berhasil maka tampilannya akan seperti gambar ini:
cara install applikasi bluestacks di komputer Windows
5.  Untuk bisa mendownload aplikasi yang akan dimasukkan dan dijalankan dalam aplikasi Bluestacks tersebut maka ada dua caranya, yakni dengan download langsung atau buat akun dulu. Kalau mau yang langsung, setelah mendapatkan aplikasi yang kamu cari maka tinggal pilih 1mobile dan GetJar, tapi kalau mau gunakan Amazon Apps atau Google Play maka Anda harus punya akun Google Play (jika sudah pernah membuat email gmail maka tinggal buka saja situsnya).
6.  Anggap saja anda memilih yang kedua. Jika sudah punya akun Google, maka untuk mencari aplikasi kesukaanmu tinggal ketik di kolom search di bagian kanan atas. Bila sudah ketemu yang dicari maka tinggal instal dan donwload saja.
7.  Untuk membuka dan menjalankan aplikasi melalui bluestacks yang sudah kamu download sebelumnya maka tinggal klik menu “My Apps“. Gampang kan? Selamat menikmati!

Syarat komputer yang digunakan:

  • Minimal processor 1 GHz atau baiknya lebih.
  • Gunakan RAM dengan kapasitas 2 GB or lebih.
  • Hard disk yang digunakan minimal 800 MB.
  • OS atau Operating System yang bisa menggunakan software Bluestacks ini adalah Windows XP atau pun Vista, tapi akan lebih bagus lagi kalau PC yang digunakan sudah pakai Windows 7.

Cara Mengatasi Error Bluestacks

Sekalipun menyenangkan, menggunakan Bluestacks tak semulus yang kita kira ada saja error yang biasa terjadi dan kadang sulit diatasi, apalagi yang kurang paham soal otak-atik program tentu akan membingunkan jadinya. Nah, beberapa error yang biasa dialami dirangkum di sini dan diberikan solusinya buat anda.
  1. Error 25000 – Ini terjadi karena Graphic Card Error dikarenakan versinya tidak mencukupi untuk menjalankan Bluestacks. Hal ini paling sering terjadi bagi pengguna awal yang tidak mengindahkan syarat PC yang harus dipakai untuk memanfaatkan aplikasi ringan ini. Solusi untuk mengatasinya adalah dengan melakukan update atau pun upgrade graphics card yang sedang dipakai saat ini ke versi terbarunya, adapun untuk yang pakai Laptop maka yang dilakukan adalah melakukan pengaturan High Performance pada bagian power setting agar si graphics card ini bisa bekerja. Jika sudah maka uninstall bluestacks yang sudah diunduh dan lakukan instal ulang kembali untuk melihat hasilnya.
  2. Downloading Runtime Data Error – Masalah seperti ini terjadi disebabkan ketika meng-install Bluestacks pada sesi downloading runtime data ternyata tdk berjalan. Kesalahan ini bukan dari komputer-mu tapi dari aplikasi Bluestacks-nya sendiri yang berujung pada proses dari download runtime data tidak berjalan sebagaimana mestinya atau bisa dibilang tidak sempurna dan juga tidak hingga selesai. Cara untuk menanggulanginya adalah dengan menghentikan proses installnya dengan segera dan ulangi mulai dari langkah awal lagi.
  3. Error 1406 – Biasanya sih ini terjadi kalau kamu gagal menginput kode verifikasi saat melakukan penginstalan sehingga Bluestacks ini tidak bisa terpasang di komputer. Jalan keluarnya adalah dengan melakukan install ulang dan usahakan tidak ada lagi kesalahan ketik.
Cara Merubah resolusi Bluestacks agar sesuai dengan Layar Komputer Windows
Bisa tau cara instal bluestacks di komputer Windows sebenarnya belumlah cukup untuk bisa menikmati aplikasi gratis ini dengan baik, masih ada beberapa hal yang harus dilakukan agar tampilannya menarik dan bisa pas dengan lebar layar yang kita gunakan. Ini dilakukan karena ternyata Bluestacks tidak dipersenjatai dengan tombol untuk melakukan resize atau merubah ukuran tampilannya sehingga mau tidak mau kita harus mengusahakannya sendiri. Ya sedikit ribet sih karena harus masuk ke dalam file datanya juga, tapi yah…ini juga pilihan, kalau puas dengan yang sekarang maka langsung saja pakai dan gak usah setting sana sini segala, hanya saja kalau merasa matanya kurang nyaman karena terlalu kecil jika dilihat atau mungkin terlalu lebar maka baiknya simak beberapa langkah di bawah:
1.  Pertama klik tombol Start yang ada di pojok kiri bawah komputermu yang tampilannya seperti jendela lalu di bagian search kamu ketik regedit yang tujuannya guna membuka Registry Editor Tool. Jika ketemu nanti tulisannya begini : regedit.exe
2.  Lalu cari dengan mengikuti langkah ini : HKEY_LOCAL_MACHINE >> Software >> Bluestacks >> Guest >> Android >> Framebuffer >> 0.
resize bluestacks
3.  Setelah terbuka temuakan dua parameter untuk setting ini, yaitu yang bertuliskan Window Height (untuk mengatur tinggi tampilan) dan Window Width (untuk lebarnya). Buka dulu salah satunya dengan cara klik 2 kali lalu atur angka di dalamnya yang merupakan ukuran yang nantinya diterapkan pada tampilannya.
merubah tampilan layar bluestacks
4.  Untuk pengaturan maka ganti Base menjadi Decimal dan ganti Value Data (angka ukurannnya) sesuai dengan ukuran yang kamu inginkan. Baik Window Height maupun Window Width dilakukan dengan cara yang sama.
5.  Terakhir tinggal klik tombol Ok dan tunggu sejenak lalu buka aplikasi Bluestacks tersebut dan hasilnya pun akan tampak berbeda. Adapun kelebihannya adalah jika dibuat lebih kecil maka so pasti akan lebih ringan jika seandainya digunakan untuk menikmati berbagai permainan.

Minggu, 14 Juni 2015

SEJARAH KERAJAAN SRIWIJAYA

Sejarah Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan Budha yang berdiri pada abad ke-7 dibuktikan dengan adanya prasasti kedukan Bukit di Palembang (682). Sriwijaya menjadi salah satu kerajaan yang kuat di Pulau Sumatera. Nama Sriwijaya berasal dari bahasa Sanskerta berupa "Sri" yang artinya bercahaya dan "Wijaya" berarti kemenangan sehingga dapat diartikan dengan kemenangan yang bercahaya atau gemilang.

Pada catatan perjalanan I-Tsing, pendeta Tiongkok yang pernah mengunjungi Sriwijaya pada tahun 671 selama 6 bulan menerangkan bahwa pusat Kerajaan Sriwijaya berada pada kawasan Candi Muara Takus (Provinsi Riau sekarang). Kerajaan Sriwijaya dipimpin oleh Dapunta Hyang Sri Jayanasa sebagai raja pertama.
Sejarah Kerajaan Sriwijaya

Kejayaan Kerajaan Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya berjaya pada abad 9-10 Masehi dengan menguasai jalur perdagangan maritim di Asia Tenggara. Sriwijaya telah menguasai hampir seluruh kerajaan Asia Tenggara, diantaranya, Jawa, Sumatera, Semenanjung Malaya, Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Filipina. Sriwijaya menjadi pengendali rute perdaganagan lokal yang mengenakaan bea cukai kepadaa setiap kapal yang lewat. Hal ini karena Sriwijaya menjadi penguasa atas Selat Sunda dan Malaka. Selain itu, Kerajaan Sriwijaya juga mengumpulkan kekayaannya dari jasa pelabuhan dan gudang perdagangan yang melayani pasar Tiongkok dan India.

Keruntuhan Kerajaan Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya mengalami keruntuhan ketika Raja Rajendra Chola, penguasa Kerajaan Cholamandala menyerang dua kali pada tahun 1007 dan 1023 M yang berhasil merebut bandar-bandar kota Sriwijaya. Peperangan ini disebabkan karena Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Cholamandala bersaing pada bidang perdagangan dan pelayaran. Dengan demikian, tujuan dari serangan Kerajaan Cholamandala tidak untuk menjajah melainkan untuk meruntuhkan armada Sriwijaya. Hal ini menyebabkan ekonomi Kerajaan Sriwijaya semakin melemah karena para pedagang yang biasanya berdagang di Kerajaan Sriwijaya terus berkurang. Tidak hanya itu, kekuatan militer Sriwijaya juga semakin melemah sehingga banyak daerah bawahannya yang melepaskan diri. Akhirnya, Kerajaan Sriwijaya runtuh pada abad ke-13.

Raja-raja Kerajaan Sriwijaya

  1. Dapunta Hyang Sri Jayanasa
  2. Sri Indravarman
  3. Rudra Vikraman
  4. Maharaja WisnuDharmmatunggadewa     
  5. Dharanindra Sanggramadhananjaya
  6. Samaragrawira
  7. Samaratungga
  8. Balaputradewa
  9. Sri UdayadityavarmanSe-li-hou-ta-hia-li-tan
  10. Hie-tche (Haji)
  11. Sri CudamanivarmadevaSe-li-chu-la-wu-ni-fu-ma-tian-hwa
  12. Sri MaravijayottunggaSe-li-ma-la-pi
  13. Sumatrabhumi
  14. Sangramavijayottungga
  15. Rajendra Dewa KulottunggaTi-hua-ka-lo
  16. Rajendra II
  17. Rajendra III
  18. Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa
  19. Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa
  20. Srimat Sri Udayadityawarma Pratapaparakrama Rajendra Maulimali Warmadewa.

Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya meninggalkan beberapa prasasti, diantaranya :

1. Prasasti Kedukan Bukit
Prasati ini ditemukan di Palembang pada tahun 605 SM/683 M. Isi dari prasasti tersebut yakni ekspansi 8 hari yang dilakukan Dapunta Hyang dengan 20.000 tentara yang berhasil menaklukkan beberapa daerah sehingga Sriwijaya menjadi makmur.

2. Prasasti Talang Tuo
Prasasti yang ditemukan pada tahun 606 SM/684 M ini ditemukan di sebelah barat Palembang. Isinya tentang Dapunta Hyang Sri Jayanaga yang membuat Taman Sriksetra demi kemakmuran semua makhluk.

3. Prasasti Kota Kapur
Prasasti ini bertuliskan tahun 608 SM/686 M yang ditemukan di Bangka. Isiny mengenai permohonan kepada Dewa untuk keselamatan Kerajaan Sriwijaya beserta rakyatnya.

4. Prasasti Karang Birahi
Prasasti yang ditemukan di Jambi ini isinya sama dengan prasasti Kota Kapur tentang permohonan keselamatan. Prasasti Karang Birahi ditemukan pada tahun 608 SM/686 M.

5. Prasasti Talang Batu
Prasasti ini ditemukan di Palembang, namun tidak ada angka tahunnya. Prasasti Talang Batu berisi tentang kutukan terhadap pelaku kejahatan dan pelanggar perintah raja.

6. Prasasti Palas di Pasemah
Prasasti ini juga tidak berangka tahun. Ditemukan di Lampung Selatan yang berisi tentang keberhasilan Sriwijaya menduduki Lampung Selatan.

7. Prasasti Ligor
Ditemukan pada tahun 679 SM/775 M di tanah genting Kra. Menceritakan bahwa Sriwijaya di bawah kekuasaan Darmaseta.