Sabtu, 21 November 2015

SPESIFIKASI LENOVO S920

Selain memiliki smartphone canggih dengan spesifikasi premium, Lenovo K900, pabrikan asal Cina tersebut juga memiliki produk smartphone tangguh lainnya. Dengan banderol harga lebih rendah ketimbang Lenovo K900, Lenovo menghadirkan Lenovo S920 ke muka publik. Ada banyak keunggulan-keunggulan yang ada di smartphone kelas menengah, Lenovo S920 ini. Menggunakan antarmuka OS Android Jelly Bean v4.2.1, tenaga prosesor quad core serta layar berukuran lapang 5,3 inci. Harganya sendiri di banderol dengan nominal 3 jutaan rupiah.

Spesifikasi berkelas dari Lenovo S920 tak hayal menjadi buah bibir para pecinta smartphone. Apalagi Lenovo S920 ini merupakan smartphone yang berada di segmen phablet yang cukup digemari saat ini. Mari telisik lebih jauh spesifikasinya di bawah ini.
Desain dan Layar

Dimensi bodi Lenovo S920 berukuran 154 x 77.7 x 7.9 mm dengan bobot 159 gram. Bodi smartphone secara keseluruhan dibalut oleh material plastik glossy. Meskipun kesannya lebar namun ketebalan smartphone ini sudah cukup tipis, dengan 7,9 mm saja tebalnya. Sementara itu dari sektor layar, jenis layar IPS LCD nampaknya masih menjadi andalan Lenovo S920. Dibalut dengan layar berukuran 5,3 inci resolusi 720 x 1280 pixels dengan kerapatan layar 277 pixel per inch.

Dapur pacu
Untuk memberikan performa yang maksimal. Lenovo S920 di tenagai oleh dapur pacu prosesor Quad-core berkecepatan 1.2 GHz arsitektru dari Cortex-A7. Mengenai chipset yang dipakai Lenovo S920 adalah Mediatek MT6589. Dilengkapi pula memori RAM 1 GB untuk memaksimalkan kinerjanya yang didukung pula oleh kartu grafis dari PowerVR SGX544. Namun untuk memori internalnya masih minim berkapasits 4 GB namun sudah didukung dengan perluasan microSD up to 32 GB.
Kamera dan Multimedia

Lenovo S920 telah disematkan sebuah kamera beresolusi 8 megapixel pada bagian belakang dan juga 2 megapixel di bagian depan. Dua kamera tersebut telah mempunyai pengaturan cukup lengkap serta fitur menarik seperti diantaranya adalah HDR, Face Beauty, Panorama, MAV, dan lain sebagainya. Sementara itu untuk perekaman video menghasilkan video beresolusi 1080p menggunakan kamera utama di belakang.
Lenovo-S920.jpg
Lenovo S920
Konektivitas dan Baterai

Memiliki fitur jaringan ganda(GSM-GSM) mendukung jaringan 3G HSDPA, WiFi, Bluetooth, microUSB. Sayang belum dilengkapi NFC. Sementara itu untuk menopang kinerjanya,Lenovo S920 didukung oleh daya baterai Li-Po berkapasitas 2250 mAh. Diklaim mampu bertahan dalam kondisi siaga selama 480 jam.

Kesimpulan

HP Lenovo S920 didukung oleh spesifikasi canggih serta desain yang stylish. Ditenagai oleh prosesor Quad Core meski tidak luar biasa namun sudah terbilang baik untuk monopang kegiatan smartphone berat seperti multi-tasking, dan menjalankan aplikasi berat berkualitas 3D.

Sabtu, 14 November 2015

SEJARAH KERAJAAN KUTAI

Letak Kerajaan Kutai berada di hulu sungai Mahakam, Kalimantan Timur yang merupakan Kerajaan Hindu tertua di Indonesia. Ditemukannya tujuh buah batu tulis yang disebut Yupa yang mana ditulis dengan huruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta tersebut diperkirakan berasal dari tahun 400 M (abad ke-5). Prasasti Yupa tersebut merupakan prasasti tertua yang menyatakan telah beridirinya suatu Kerajaan Hindu tertua yaitu Kerajaan Kutai.

Tidak banyak informasi mengenai Kerajaan Kutai. Hanya 7 buah prasasti Yupa terseubt lah sumbernya. Penggunaan nama Kerajaan Kutai sendiri ditentukan oleh para ahli sejarah dengan mengambil nama dari tempat ditemukannya prasasti Yupa tersebut.

Yupa adalah tugu batu yang berfungsi sebagai tugu peringatan yang dibuat oleh para Brahmana atas kedermawanan Raja Mulawarman. Dituliskan bahwa Raja Mulawarman, Raja yang baik dan kuat yang merupakan anak dari Aswawarman dan merupakan cucu dari Raja Kudungga, telah memberikan  20.000 ekor sapi kepada para Brahmana.

Dari prasati tersebut didapat bawah Kerajaan Kutai pertama kali didirikan oleh Kudungga kemudian dilanjutkan oleh anaknya Aswawarman dan mencapai puncak kejayaan pada masa Mulawarman (Anak Aswawarman). Menurut para ahli sejarah nama Kudungga merupakan nama asli pribumi yang belum tepengaruh oleh kebudayaan Hindu. Namun anaknya, Aswawarman diduga telah memeluk agama Hindu atas dasar kata 'warman' pada namnya yang merupakan kata yang berasal dari bahasa Sanskerta.

Kejayaan Kerajaan Kutai

Tidak banyak informasi mengenai Kerajaan Kutai yang temukan. Tetapi menurut prasasti Yupa, puncak kejayaan Kerajan Kutai berada pada masa kepemerintahan Raja Mulawarman. Pada masa pemerintahan Mulawarman, kekuasaan Kerajaan Kutai hampir meliputi seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakyat Kerajaan Kutai pun hidup sejahtera dan makmur. 

Sejarah Kerajaan Kutai | www.zonasiswa.com
Yupa


Keruntuhan Kerajaan Kutai
Kerajaan Kutai berakhir saat Raja Kutai yang bernama Maharaja Dharma Setia tewas dalam peperangan melawan Aji Pangeran Sinum Panji yang merupakan Raja dari Kerajaan Kutai Kartanegara. Kerajaan Kutai dan Kerajaan Kutai Kartanegara merupakan dua buah kerajaan yang berbeda. Kerajaan Kutai Kartanegara berdiri pada abad ke-13 di Kutai Lama. Terdapatnya dua kerajaan yang berada di sungai Mahakam tersebut menimbulkan friksi diantara keduanya. Pada abad ke-16 terjadi peperangan diantara kedua Kerajaan tersebut.

Raja-raja Kerajaan Kutai

Berikut di bawah ini merupakan daftar raja-raja yang pernah memimpin Kerjaan Kutai, diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Maharaja Kudungga, gelar anumerta Dewawarman (pendiri)
  2. Maharaja Aswawarman (anak Kundungga)
  3. Maharaja Mulawarman (anak Aswawarman)
  4. Maharaja Marawijaya Warman
  5. Maharaja Gajayana Warman
  6. Maharaja Tungga Warman
  7. Maharaja Jayanaga Warman
  8. Maharaja Nalasinga Warman
  9. Maharaja Nala Parana Tungga
  10. Maharaja Gadingga Warman Dewa
  11. Maharaja Indra Warman Dewa
  12. Maharaja Sangga Warman Dewa
  13. Maharaja Candrawarman
  14. Maharaja Sri Langka Dewa
  15. Maharaja Guna Parana Dewa
  16. Maharaja Wijaya Warman
  17. Maharaja Sri Aji Dewa
  18. Maharaja Mulia Putera
  19. Maharaja Nala Pandita
  20. Maharaja Indra Paruta Dewa
  21. Maharaja Dharma Setia

Kehidupan Sosial-Ekonomi dan Kebudayaan Kerajaan Kutai

Melihat bahwa letak Kerajaan Kutai pada jalur perdagangan dan pelayaran antara Barat dan Timur, maka aktivitas perdagangan menjadi mata pencaharian yang utama. Rakyat Kutai sudah aktif terlibat dalam perdagangan internasional, dan tentu saja mereka berdagang pula sampai ke perairan Laut Jawa dan Indonesia Timur untuk mencari barang-barang dagangan yang laku di pasaran Internasional.

Dalam hal kebudayaan sendiri ditemukan dalam salah satu prasasti Yupa menyebutkan suatu tempat suci dengan nama "Wapakeswara" (tempat pemujaan Dewa Siwa). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa masyarakat Kutai memeluk agama Siwa.